Manajemen Strategis Program Siaran

Perencanaan program siaran

Mencakup pekerjaan mempersiapkan rencana jangka pendek, menengah, dan jangka panjang yang memungkinkan stasiun penyiaran untuk mendapatkan tujuan program dan tujuan keuangannya. Pelaksanaannya berkaitan dengan kegiatan produksi, pemilihan (akuisisi), serta penjadwalan program untuk dapat menarik minat sebanyak mungkin audien. Bagian yang bertanggung jawab dalam perencanaan program ini biasanya dipegang oleh manajemen puncak pada stasiun penyiaran, utamanya manager program dengan terlebih dahulu berkonsultasi dengan manajer pemasaran (sebagai bagian yang nantinya akan memasarkan program kepada para pemasang iklan, serta memberikan pertimbangan dan pandangan mengenai prospek peringkat program/ rating, dsb), dan juga manajer umum.

  1. 1. Analisa dan Strategi Program

Berkaitan dengan rencana pemasaran strategis yang berfungsi sebagai panduan dalam menggunakan sumber daya yang dimiliki bagi audiean sebagai pasar dalam kegiatan pemasaran program media penyiaran. Analisa situasi ini terdiri dari analisa peluang dan analisa kompetitif.

  1. 2. Bauran Program (Marketing Mix)

Suatu konsep pemasaran penting yang harus dipahami pengelola media penyiaran, antara lain:

–    Produk Program (Product) : Produk yang ditawarkan kepada audien mencakup nama dan kemasan program.

–          Harga Program (Price): Harga suatu program mencakup biaya produksi program dan biaya yang dikenakan pada pemasang iklan (tarif iklan) jika program ditayangkan.

–          Distribusi Program (Place) : Proses pengiriman program dari transmisi hingga diterima audien (TV dan radio).

–          Promosi Program (Promotion : Proses bagaimana memberitahu audien mengenai adanya suatu program sehingga mereka tertarik untuk menonton atau mendengarkannya.

  1. 3. Faktor Berpengaruh

Keputusan untuk memproduksi atau tidak memproduksi dan menayangkan suatu program pada stasiun penyiaran ditentukan oleh empat hal utama, yakni:

  1. Audien (umpan balik dari penonton dan pendengar; laporan peringkat/ rating)
  2. Pengelola/ Pemilik : Mereka yang bertanggung jawab menjalankan atau mengoperasikan stasiun penyiaran dengan tujuan untuk mendatangkan keuntungan bagi kepentingan pemilik stasiun.
  3. Pemasang Iklan/Sponsor (Pihak yang mempromosikan produknya pada stasiun penyiaran.)Regulator (Pihak yang berwenang mengawasi stasiun penyiaran.)
  4. 4. Membuat Perencanaan

Terdapat sejumlah hal yang harus diputuskan dalam perencanaan program yang mencakup:

1.   Keputusan mengenai Target Audien : Diarahkan untuk dapat memilih (seleksi) dan menjadwalkan penayangan suatu program yang dapat menarik sebanyak mungkin penonton dari jumlah audien yang ada (tersedia) pada waktu tertentu.

2.   Keputusan mengenai Target Pendapatan : Penetapan target pendapatan yang dapat diterima dari penayangan suatu program.

5. Tujuan Program

a. Mendapatkan sebanyak mungkin audien.

b. Target audien tertentu (program demografis: dikhususkan pada kalangan audien tertentu)

c. Prestise (pengakuan dari pihak lain)

d. Penghargaan (memenangkan suatu penghargaan atas karya/ program yang diproduksi)

e. Kepetingan Publik (memenuhi kepentingan/ kebutuhan public ditempat stasiun itu berada)

6. Faktor-faktor Penting dalam Akuisisi dan Scheduling Program

Diantaranya adalah persaingan, ketersediaan audien, kebiasaan audien, aliran audien, ketertarikan

Audien, ketertarikan pemasang iklan, anggaran, ketersediaan program, produksi sendiri, stasiun jaringan, stasiun lokal, rumah produksi (PH), perusahaan film besar, perusahaan sindikasi, pemasang iklan

7. Produksi dan Akuisisi/ Pembelian Program

Pada dasarnya bagian ini merupakan tanggung jawab dari manajer program. Pada pelaksanaannya mereka berkonsultasi terlebih daluhu dengan manajer pemasaran dan manajer umum seperti pada perencanaan. Kata kunci untuk memproduksi atau membuat program adalah ide atau gagasan yang juga sebagai titik awal sebuah produksi program. Ditinjau dari siapa yang memproduksi program, maka program dapat dibagi menjadi dua, yakni:

  1. Program yang dibuat sendiri (in house production)

Biasanya adalah program berita (news programme), program yang terkait dengan informasi, dan program yang menggunakan studio.

  1. Program yang dibuat pihak lain, utamanya jenis program hiburan.

Khusus untuk produksi program hiburan, pelaksanaan produksi ini dijalankan oleh departemen produksi yang dibantu oleh berbagai personnel, yakni  produser, penulis skrip, sutradara, asisten sutradara, dan director of photography.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: